Laman

Kamis, 04 Oktober 2012

mebuat PCB

Cara Praktis Membuat PCB

Printed Circuit Board
Cara membuat PCB berikut ini menurut pengalaman adalah cara yang paling praktis, selain biayanya sangat murah, hasilnya juga tidak kalah menarik dan rapi dibanding dengan cara menulis langsung dengan spidol permanen, Sablon (Rugos atau sablon cat), atau pakai  media Transfer Paper (original) yang harganya lumayan mahal.
Sebagian besar orang mungkin sudah tidak asing lagi dengan metode ini, namun bagi yang belum terbiasa tidak ada salahnya untuk mencoba, apalagi saat sekarang perancangan jalur PCB telah sangat mudah dilakukan dengan komputer.
Bahan-bahan dan peralatan yang harus disiapkan adalah :
1. Printer Laser Jet (Tinta Toner) jika tidak ada bisa memakai hasil Foto Copy-an
2. Kertas (bekas) Kalender dinding yang tidak kusut
3. Papan PCB
4. Amplas kertas halus (abrasive paper)
5. Setrika listrik
6. Ferri Cloride (FeCl3)
7. Bor PCB
8. Pisau (Cutter)
9. Penggaris (stainless steel)
10. Spidol permanent (jika diperlukan)
11. Komputer + salah satu Software (TraxMaker, Protel, Eagle, DipTrace, ExpressPCB, Livewire - PCB Wizard , dsb. )
Pemindahan jalur ke papan PCB
• Gambar dari Program PCB diprint ke kertas bekas Kalender (tentunya disisi yang masih kosong, usahakan kertas kalender dipilih yang masih bersih).
• Jika printer Toner tidak ada, maka bisa di print ke kertas biasa lalu di Foto Copy, tapi hasil Foto Copynya (Target) harus diatas kertas Kalender.
• Setelah ter-print ke kertas kalender dan memastikan tidak ada jalur yang putus, guntinglah gambar PCB tersebut kira-kira 2-3mm diluar garis gambar.
• Potong PCB dengan pisau Cutter seukuran gambar PCB yang baru saja di-print,
ratakan pinggiran PCB sampai rata dan tidak tajam.
• Ampelas seluruh permukaan PCB sambil dibasahi dengan air, lakukan proses
pengampelasan dengan cara memutar searah jarum jam sampai bersih, lalu keringkan.
• Panaskan Setrika, set pengatur panas kira-kira 1/4.
• Posisikan gambar PCB diatas papan PCB, jalur PCB (tinta Toner) menghadap ke papan PCB (tembaga).
• Diatas kertas kalender lapisi dengan kertas biasa, agar Text yg ada di kalender
tidak menempel ke permukaan Setrika.
• Tekan Setrika agak kuat diatas kerta kalender yang sudah dilapisi dgn kertas biasa
tadi sampai kira-kira 30 detik sampai gambar menempel ke papan PCB dan lakukan
penggosokan secara merata ke permukaan yg lain.
• Waktu yang diperlukan selama proses setrika +/- 3 menit, jangan sampai lebih dari
4 menit karena jika terlalu lama biasanya gambar akan melebar/pudar.
• Setelah kertas kalender menempel ke PCB lalu dinginkan papan PCB dengan cara
di angin-anginkan, jangan sekali-kali langsung direndam ke air atau diblow dengan
udara dingin / AC, gambar (toner) bisa terkelupas sewaktu masuk pada proses
selanjutnya.
• Jika sudah benar-benar dingin, rendam papan PCB ke dalam air selama +/- 15 s/d
30 menit, tergantung dari tebal/tipisnya kertas kalender, hingga kertas kalender
nampak basah pada permukaan bagian dalam, biasanya jika menggunakan kertas
kalender yang tipis, kertas akan terkelupas (mengapung) dengan sendirinya.
• Lepaskan kertas kalender pelan-pelan dengan tangan sampai gambar/jalur nampak, lalu sedikit-demi sedikit bersihkan sisa-sisa kertas yang masih nempel dengan bantuan sikat gigi bekas, terutama kertas yang nempel pada bagian lubang/pads komponen dan diantara jalur-jalur sampai bersih.
• Jika terdapat jalur yang putus, baru gunakan Spidol permanent untuk membantu menyambungnya.
Proses pelarutan PCB.
• Masukkan Ferric Cloride (FeCl3) secukupnya ke dalam wadah plastic (paling tidak 1 bungkus kemasan), dan masukkan air panas/hangat secukupnya +/- 100ml (1/2 gelas), sampai seluruhnya lebur dengan air.
• Masukkan papan PCB kedalam larutan Ferri Cloride (FeCl3) tadi, dan agar prosesnya lebih cepat, bantu dengan cara menggoyang-goyang wadahnya .
• Sambil diamati jika papan PCB sudah seluruhnya lebur, maksudnya tembaga yang tidak tertutup oleh gambar/toner, maka angkat papan PCB dan bersihkan dengan
air yang mengalir (air kran).
• Untuk membersihkan gambar/toner, gosokan amplas pelan-pelan sambil disiram air kran sampai benar-benar bersih.
• Periksa kembali apakah terdapat jalur yang putus.
• Bor papan PCB sesuai besarnya kaki komponen (0,8mm s/d 1,5mm)
• Bersihkan papan PCB.
• Papan PCB siap untuk dipasang komponen.

Lampu berjalan

LED Running Lights

Buat Animasi LED Berjalan (Running Led)

Cara Bikin Lampu Berjalan sederhana dengan menggunakan CMOS 4017, Running LED Counter, led berjalan banyak artikel yang dapat dijadikan refrensi untuk membuat animasi-animasi dengan menggunakan led, seperti membuat nama, jam dengan menggunakan led, apalagi untuk saat ini penggunaan led (light emiting diode) sudah semakin menjamur dari lampu permainan anak-anak, untuk rambu-rambu lalu lintas, lampu indikator peralatan elektronik hingga ke industri, bahkan untuk lampu emergency pun banyak yang menggunakan led, dikarenakan komsumsi daya yang dibutuhkan tidak terlalu besar dan beragam warna yang ada dapat memperjelas bentuk atau huruf yang akan ditampilkan. dan banyak lagi yang lain, pada kesempatan ini sedikit membahas pembuatan lampu led berjalan atau biasa dikenal dengan running led.


dari gambar rangkaian diatas dapat dilihat penggunaan led, sebagai indikator sedangakan IC4017 diatas merupakan ic yang berfungsi sebagai counternya dengan bantuan clock yang dihasilkan oleh ic timer 555, dimana cepat lambat gerak nyala led itu tergantung dari cepat lambatnya clock yang diahasilkan oleh IC timer tersebut.


Daftar Komponen yang digunakan :
1. IC 4017
2.IC Ne 555
3. Led
4. R 4.7K
5. R 1K
6. VR 100K
7. C 10mf/16V
8. C 100nf
9. Batree


Untuk merubah mode led dari berjajar ke bentuk teks dapat dilakukan dengan menyusun led dengan bentuk teks yang akan di variasikan, hanya saja apa bila led yang hendak dikendalikan atau yang akan menyala pada satu jalur atau line dari IC 4017 perlu dilakukan penambahan rangkaian penguat.
rangkaian penguat disini dapat menggunakan Transistor NPN atau dapat juga menggunakan relay jika beban yang hendak dikendalikan lebih besar.

Senin, 24 September 2012

MAKALAH REFRIGERATOR 1 PINTU


DAFTAR ISI
DAFTAR ISI …………………………………………………….  1                          KATA PENGANTAR ..……………………………………….  2
BAB I
A.     PENDAHULUAN ………………………………………  3           
B.      TUJUAN PEMBAHASAN ……………………………….  3
BAB II
A.     DASAR TEORI …………………………………………….    4
B.      ALAT dan BAHAN ……………………………………………….   5
C.      KESELAMATAN KERJA …………………………………………….. 5
D.     LANGKAH KERJA …………………………………………………………..   5
E.      GAMBAR KERJA …………………………………………………    6
F.       TABEL PENGAMATAN ………………………………………………  8
G.     KERUSAKAN DAN SOLUSI ………………………………………….  8
H.     KESIMPULAN ………………………………………………………..   9
I.        REFREANSI PEMBELAJARAN………………………………….   9
           







KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehatirat Allah SWT , yang telah melimpahkan segala rahmat serta hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan dan mempersembahkan makalah P3LRT dengan judul Refrigerator 1 pintu
Laporan ini kami susun dalam rangka melengkapi syarat penilaian dan sebagai sarana belajar untuk mempertanggung jawabkan kegiatan yang telah dilakukan secara tertulis, sebagai alat pendokumentasian data, sebagai salah satu cara untuk melatih berfikir sistemastis, dan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi saya khususnya dan bagi orang lain pada umumnya.
Dengan tersusunnya laporan ini diharapkan kami dapat belajar dengan baik dan membantu pembimbing maupun orang lain untuk memberikan penilaian.
Kami menyadari bahwa banyak uraian dalam laporan ini yang masih jauh dari sempurna dan banyak kekurangan. Oleh karena itu, segala saran dan kritik akan menjadi masukan yang berhaga untuk menyempurnakan laporan ini.

                                                Yogyakarta, 23 September2012

                                                                        Penyusun
                                                                                                                       
                                                                       
                                                                                                           





BAB I

A.    PENDAHULUAN          
Dalam praktikum ini kami menganalisa , mengamati dan merancang Refrigerator(kulkas) 1 Pintu. Adapun bagian-bagian yang perlu kita ketahui dalam pengamatan refrigerator 1 pintu, seperti : Kompresor(memampatkan refrigran sehingga menjadi uap/gas bertekanan tinggi), Kondensor(untuk mendinginkan zat refrigran dengan suhu dan tekanan tinggi), Filter(Menyaring kotoran padat), Expansi(Untuk menurunkan tekanan dan mengaturnya secara otomatis agar jumlah dan tekanan aliran refrigerant cair memasuki evapolator tetap konstan), Evapilator(Proses terjadinya evaporasi dari bentuk cair menjadi gas), Akumulator(Untuk mencegah pendingin cair memasuki kompresor). Dan perlu diketahui pula bahwa Kondensor dibagi menjadi 2 , yaitu kondensor static(berada diluar body) dan kondensor Worm(berada dalam body) . dan bagian utama dari refrigerator 1 pintu sendiri adalah Kompresor,Kondensor,Expansi dan Evapolator.

B.    TUJUAN PEMBAHASAN
·         Dapat mengerti cara kerja dari Refrigerator 1 Pintu
·         Dapat memperbaiki setiap komponen yang sekiranya sudah tak layak pakai
·         Dapat mengamati bagian-bagian penting dari Refrigerator 1 pintu dengan teliti








BAB II

A.    DASAR TEORI
Lemari es atau yang lebih dikenal dengan Kulkas adalah alat rumah tangga yang umum digunakan.Lemari es ini berfungsi untuk mendinginkan ataumenjaga kondisi makanan dan minuman agar lebih tahan lama.Cara kerja sebuahlemari es sama seperti cara kerja sebuah air conditioner, yg berbeda adalah pemakaiancompressor, evaporator, condenser dan pipa kapiler. compressor pada lemari es umumnya berskala kecil mulai dari 1/10 pk sampai 1/3. Saat hendak memperbaiki alat-alat elektroniksebaiknya kita ketahui dahulu cara kerjanya, dengan demikian apa pun yang kitakerjakan akan mendapat hasil yang maksimal dan yang terpenting kita tidak asal . 
Sebuah siklus, menurut definisi, adalah interval atau periode ditempati oleh satu bulat atau jalannya peristiwa dalam urutan yang sama atau seri. Kata Siklus,sebagaimana yang diterapkan di sini, berarti serangkaian operasi di mana panaspertamadiserap oleh bahan pendingin, perubahan dari cair ke gas, dankemudian gas dikompresi dan dipaksa masuk ke kondensor, dimana panas diserap oleh udara yang beredar, sehingga membawa refrigerant kembali ke bentuk awal (atau cair).,siklus operasi terdiri dari langkah-langkah berikut:
1. Kompressor memompa bahan pendingin melalui seluruh sistem.Ia menarik gas refrigerant dingin melalui jalur isap(suction line)dari evaporator freezer. Pada saat yang sama, mengompresgas dan mepompa ke discharge line (jalur tekanan tinggi).Gas yang terkompresisuhunya meningkat tajam dan memasuki kondensor.
2. Kondensor ini melakukan fungsi yang mirip dengan radiator disebuah mobil dalam kondensor adalah koil pendingin untukgas refrigeran panas. Dalam kondensor, panas tersebut dikeluarkanke ruang udara di luar kabinet. Selama proses ini,gas refrigerant melepas panas dalamcabinet  dan merubah ke bentuk cair.
3. Lalu cairan pendingin panas meninggalkan kondensor dan memasukitabung (pipa)kapiler, Dan filter dryer atau saringan menghapus segala uap air ataukotoran.
4. Tabung kapiler diukur dengan seksama panjang dan diameter dalam untukmengukur arus refrigerant cair dengan jumlah yang tepat untuk alirkan sesuaiyang dibutuhkan untuk setiap unit. Sebuah panjang yang telah ditetapkantabung kapiler biasanya disolder di sepanjang bagian luarsuction line, membentuk penukar panas, yang membantu untuk mendinginkan refrigerant cair panas dalam tabung kapiler.Pipa Kapilerkemudian dihubungkan ke pipa yang lebih besar yaitu evaporator.
5. Refrigeran keluar dari tabung kapiler dan memasuki tabung yang lebih besaratau evaporator. Peningkatan mendadakdalam bentuk diameter pipa membentuk daerah tekanan rendah dan suhurefrigerant turun secara drastis karena perubahan dari cair ke campurancair dan gas. Dalam prosesmelewatievaporator, refrigerant menyerap panas dari area sekelilingnya.Refrigerant kemudian secara bertahap berubah dari cair ke- campuran cair dan gaske -gas.
6. Gas refrigerant bertekanan rendah meninggalkan koil evaporatorsekarang memasuki akumulator, yang dirancang berbentuk silinder besaruntuk menjebak cairan refrigeran yang tidak atau belum berubah menjadi gasdi evaporator. Karena tidak mungkin untuk kompres cairan, akumulator mencegahrefrigerant dalam bentuk cairan kembali ke kompresor.
7. Lalu gas refrigerant meninggalkan akumulator, kembali ke kompresor melalui garis isap, yang merupakan bagian dari panasexchanger, sehingga menyelesaikan siklus.
B.    ALAT dan BAHAN
No
Nama Alat
Nama Bahan
1
Tang Kombinasi
Refrigerator 1 pintu
2
Tang Lancip

3
Multimeter

4
Amperemeter

5
Voltmeter

6
Jangka sorong

7
Penggaris panjang

8
Obeng (+),(-) besar


C.     KESELAMATAN KERJA
·         Berdoa sebelum dan sesudah praktikum
·         Menggunakan pakaian kerja lengkap
·         Menggunakan alat dan bahan sesuai fungsi dan kegunaan
·         Tidak bercanda saat praktikum

D.    LANGKAH KERJA
·         Berdoa sebelum Praktikum
·         Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
·         Merencana gambar kerja yang akan dipraktekan
·         Mengamati bagaimana kondisi semua bahan dan alat yang akan digunakan
·         Kemudian mengukur komponen-komponen yang terdapat pada refrigerator 1 pintu seperti C,S,dan R (pada kompresor), dll
·         Menggambar gambar kelistrikan
·         Memasang aatau merangkai komponen yang belum terpasang dalam refrigetaro tersebut
·         Mengujinya dengan langsung dihubungkan kesumber
·         Mengukur Tegangan, Arus Stat dan Nominal
·         Mengembalikan alat dan bahan ketempat semula dan membuat laporan

E.     GAMBAR KERJA
-          3 Dimensi


Foto001.jpg
*Tampak belakang

Foto008.jpg
*tampak depan
        Tipe Refrigerator                             -Rated Voltage = 220 V                  -Rated Frequensi = 50 Hz              -Rated Ampere = 0.6 A                         -Comp. Output =50 W                    -Refrigeran R-13 = 85 gr                 -Weight =4 kg
       
                                                       



Foto003.jpg
*Kompresor
        Letak C, S, R =

       
Gambar Compresor =



Foto006.jpg
   *Evapolator
Foto004.jpg
*Filter
        Gambar Filter =



Foto013.jpg
*Capasitor
                Tipe Capasitor 8µF
Gambar  Capasitor =
               
Foto015.jpg
*Overload
                Gambar Overload =



Foto015.jpg
*Relay Gepeng
                Gambar Relay =



Foto001.jpg
*Kondensator


-          Gambar Kelistrikan













F.     TABEL PENGAMATAN
No
Komponen
Panjang (cm)
Diameter (mm)
Keliling (cm)
1
Kondensor
1120.5
0.58
-
2
Filter
13.5

-
3
Evapolator
818.5
0.67
-
4
Expansi
83
0.28
-
5
Kompresor
-
19
55

G.    KERUSAKAN DAN SOLUSI
1.      Kompresor terbakar Solusidiganti dengan yang baru
2.      Kondensor mengalami kebocoran/tersumbat solusi bila kondensor terletak didalam body refrigerator maka haruslah diganti dengan kondensor statis (yang berada diluar body).
3.      Kompresor tidak hidup solusi di cek rangkaian nya dari OL,Relay , dampai dengan C,S,dan R nya .
4.      Terjadi Arus yang lebih solusi mengganti relay yang rusak dengan yang baru / dengan manggunakan Capasitor.

H.      KESIMPULAN
Dalam praktek yang saya lakukan dapat saya simpulkan saat kita menjalankan atau menghidupkan refrigerator 1 pintu haruslah dalam keadaan arus nominal yang normal yaiutu kurang dari 1 A .dan jika lebih dari itu kompresor akan terbakar .

I.        REFREANSI PEMBELAJARAN
1.       Coklatleci.blogspot.com